Stop Bayar Pajak dijateng imbasnya ini | gara gara pajak naik
Jawa Tengah - Sejumlah kantor Samsat di berbagai kota di Jawa Tengah belakangan ini tampak lebih sepi dari biasanya meskipun layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tetap berjalan normal. Fenomena ini terlihat tidak hanya di satu wilayah, tetapi juga dilaporkan di beberapa daerah seperti Semarang, Pati, maupun Solo.
Masyarakat yang datang ke kantor Samsat terlihat lebih santai dan tidak membentuk antrean panjang seperti di masa sebelum program relaksasi pajak dicanangkan. Hal ini membuat pelayanan petugas tampak lebih efisien, meskipun jumlah pengunjung fisik cenderung menurun.
Isu “Stop Bayar Pajak” dan Reaksi Publik
Beberapa waktu terakhir, isu mengenai ajakan “stop bayar pajak kendaraan” viral di media sosial sebagai respons warga terhadap persepsi kenaikan nominal pajak setelah penerapan komponen opsen dalam perhitungan PKB di Jawa Tengah. Protes ini banyak dibicarakan masyarakat di berbagai kota di provinsi ini, dan menjadi sorotan publik karena menimbulkan tanda tanya mengenai tingkat kepatuhan pajak.
Pihak berwenang di daerah menanggapi isu tersebut dengan menegaskan bahwa kondisi sepi di Samsat bukan berarti warga berhenti membayar pajak. Menurut petugas di beberapa unit pelayanan, masyarakat justru banyak yang memilih alternatif lain seperti Samsat Keliling, layanan daring (e-Samsat), atau membayar menjelang jatuh tempo, sehingga jumlah antrean di kantor utama tampak berkurang.
Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor untuk Meringankan Beban Warga
Merespons situasi dan keluhan masyarakat terkait tagihan PKB, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi meluncurkan kebijakan relaksasi berupa diskon pajak kendaraan bermotor sebesar 5 persen, yang berlaku mulai pertengahan Februari hingga akhir Desember 2026.
Kebijakan ini ditetapkan untuk membantu meringankan beban warga yang merasakan dampak tambahan biaya akibat penerapan opsen pajak. Diskon ini berlaku secara otomatis ketika wajib pajak melakukan pembayaran di seluruh kanal layanan Samsat tanpa perlu proses tambahan, sehingga masyarakat dapat mengurangi jumlah yang harus dibayarkan.
Program relaksasi juga mencakup penyesuaian sanksi administrasi dan pengurangan tunggakan tertentu, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah kepada masyarakat untuk tetap taat memenuhi kewajiban perpajakan.
Berikut Foto yang terangkum dalam Foto netizen :
Magelang
Solo
wonosobo
Jepara
Upaya Sosialisasi Langsung di Berbagai Wilayah
Di beberapa kota seperti Solo dan sekitarnya, Samsat bersama instansi terkait bahkan melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat melalui kegiatan di jalan raya sambil berbagi informasi mengenai keringanan pajak yang tersedia. Kegiatan seperti pembagian takjil dan selebaran informasi di titik-titik strategis menjadi bagian dari upaya menjangkau pemilik kendaraan secara langsung.
Mojokerto
Cilacap
Imbauan bagi Wajib Pajak di Seluruh Jawa Tengah
Masyarakat di berbagai wilayah Jawa Tengah diimbau untuk memanfaatkan berbagai kanal pembayaran yang tersedia baik layanan tatap muka di kantor utama, Samsat Keliling, layanan di mall pelayanan publik, maupun pilihan daring sehingga kewajiban pembayaran pajak kendaraan dapat dilaksanakan dengan nyaman dan efisien.
Pihak pemerintah daerah juga mengingatkan bahwa pendapatan dari pajak kendaraan digunakan untuk pembangunan infrastruktur, jalan, fasilitas publik, serta layanan pendidikan dan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat secara keseluruhan.
0 comments:
Posting Komentar