Gempa dirasakan M2.5 - Pusat gempa berada di darat 25 km utara Lembata
Judul: Guncangan Ringan di Utara Lembata: Sejarah Pulau yang Selalu Bergelora Pulau Lembata, yang terletak di ujung timur Nusa Tenggara, telah lama dikenal sebagai wilayah yang kaya akan budaya dan alam. Sejak zaman kerajaan Lamaholot, penduduknya hidup berdampingan dengan laut lepas dan gunung berapi yang aktif. Tradisi menari di atas batu besar serta cerita-cerita tentang “badai bumi” selalu mengisi kehidupan mereka. Pada tanggal 19 April 2026, sekitar pukul 10.48 pagi, warga di Kabupaten Lembata merasakan guncangan ringan dengan kekuatan sekitar 2,5 skala Richter. Pusat gempa berada di daratan, tepat 25 km ke utara pulau, pada kedalaman sekitar 4 km. Koordinatnya berada di 8,25 ° LS, 123,49 ° BT. Meskipun terasa hanya di beberapa desa, peristiwa ini mengingatkan kembali betapa Lembata selalu berada dalam jangkauan aktivitas bumi. Tidak ada kerusakan signifikan yang dilaporkan, namun masyarakat setempat tetap waspada dan menunggu informasi lebih lanjut dari pihak berwenang. Kejadian ini menambah catatan panjang Lembata sebagai pulau yang selalu hidup dalam irama alam yang dinamis.
Gempa dirasakan M2.5 - Pusat gempa berada di darat 25 km utara Lembata Waktu: 19 Apr 2026 10:48:20 WIBMagnitudo: 2.5Kedalaman: 4 kmLokasi: Pusat gempa berada di darat 25 km utara LembataKoordinat: -8.25,123.49Lintang/Bujur: 8.25 LS 123.49 BTDirasakan: II Kab. Lembata![[HEADLINE NEWS 19/04] Gubernur Pramono Anung Hadiri Halalbihalal IOM ITB](https://erlanggatirta.com/xproyek/bot/img/yt_20260420_010007_361897.jpg)







