Maruarar Sirait Pede KUR Perumahan Rp130 Triliun Terserap Maksimal Tahun Ini

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Perumahan serta Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara) mengaku optimistis Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor Perumahan Rp130 triliun akan tersalurkan maksimal pada tahun ini.
Ara menjelaskan, pihaknya akan bekerja maksimal untuk dapat menyerap likuiditas Rp130 triliun tersebut.
Salah satunya, dengan masif melakukan sosialisasi dalam beberapa waktu belakangan."Iya [apakah Rp130 terserap maksimal], jadi kita berusaha dulu ya, berdoa serta bekerja.
Saya bekerja sesuai Presiden Prabowo ya optimis," jelasnya singkat saat ditemui usai menghadiri rencana Sosialisasi Kredit Inisiatif Perumahan di Jakarta, Rabu (17/9/2025).
Saat dikonfirmasi mengenai rencana CEO BPI Danantara kembali menginjeksi likuiditas KUR Perumahan, dia enggan menjawab.
Ara menyebut, pihaknya masih akan fokus melakukan distribusi Kredit Usaha Rakyat sektor Perumahan yang telah dianggarkan pada tahun ini sebesar Rp130 triliun.
"Kita akan bicarakan, yang tahun ini dulu kita kerjakan," tambahnya.OCBC Sekuritas Sabet Penghargaan Bisnis RI Financial Awards (BIFA) 2025 REI Jabar Minta Juklak Juknis Inisiatif KUR Perumahan Rampung Sebelum Diluncurkan Bos BTN soal Distribusi KUR Perumahan: Belum Ada Juknis Sebelumnya, CEO Lembaga Pengelola Penanaman Modal (BPI) Danantara, Rosan P.
Roeslani meminta Menteri Perumahan serta Kawasan Permukiman (PKP) untuk dapat menggelar distribusi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan dengan penuh kehati-hatian.
Pada saat yang sama, Rosan juga meminta agar Kemntrian PKP dapat mendorong pasar agar menyerap secara maksimal likuiditas yang telah disiapkan.
Di mana, otoritas mengalokasikan budget KUR Perumahan mencapai Rp130 triliun tahun ini. "Karena sudah dianggarkan, pertama tolong dimanfaatkan, kedua juga tolong dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian," jelasnya dalam rencana Pertemuan serta Simposium Gotong Royong Perumahan Warisan Bangsa di Balai Sarbini, Jakarta, Selasa (16/9/2025).
Rosan menekankan, apabila KUR Perumahan tersebut terserap maksimal hingga mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional, maka Danantara berkomitmen untuk menambah besaran dana yang digulirkan mencapai Rp250 triliun.
"Kalau terserap Rp130 triliun, saya yakin bisa ditambah lagi angkanya sampai Rp250 triliun," pungkasnya.
0 comments:
Posting Komentar